Film Korea Masquerade, Raja Palsu yang Bijaksana

Film Korea Masquerade, Raja Palsu yang Bijaksana

Film Korea Masquerade, Raja Palsu yang Bijaksana – Dari film ini saya baru tahu kalo di lingkungan kerajaan (khususnya film ini) di ruang pribadi raja itu ngga ada toiletnya. Jadi raja itu buang airnya (besar dan kecil) pake pispot, dan aktivitas buang hajat itu dilakukan di ruangan pribadinya, dikawal banyak dayang serta proses pembersihannya juga dilakukan oleh dayang. huaaaa!

Itu aja? Ngga! Bahkan kotorannya itu dibawa ke tabib, diperiksa supaya tau raja sehat atau sakit. Ngga jarang untuk mengetahui kualitas feses, tabib sampe harus menghirup aroma bahkan mencicipinya, Huuuueekkss… ! Meskipun ngga secara vulgar diperlihatkan, tapi bayanginnya aja udah mual, ngga, sih?

Tapi tenang, adegan itu hanya sepersekian menit aja dan cuma sebagai intermezo. Adegan ini ada juga karena ceritanya raja di sini adalah raja palsu yang sengaja dipekerjakan untuk menggantikan raja asli yang sedang sakit. Makanya dia ngga ngerti kondisi istana termasuk aktivitas buang hajat itu tadi.

Related Post: Film Korea Picnic, Habiskan Masa Tua Kembali ke Kampung Halaman

Masquerade (Gwanghae, Wangyidoen namja)

Pemeran: Lee Byung Hun, Ryu Seung Ryong, Han Hyo Joo, Kim In Kwon DKK

Sutradara: Choo Chang Min

Penulis: Jo Yun Hwang

Durasi: 2Jam 11 Menit

Tahun: 2012

Sinopsis

Seorang rakyat jelata bernama Ha Seon (Lee Byung Hun) yang sehari-hari berprofesi sebagai penghibur / pelawak di rumah pelacuran pula, punya wajah mirip sekali dengan raja yang sedang berkuasa. Seketika hidupnya berubah 180 derajat karena harus siap dibawa ke istana untuk menggantikan sementara posisi raja. Raja Gwang Hae diperankan oleh orang yang sama (Lee Byung Hun) konon sedang sakit karena kabarnya diracun dan terpaksa bersembunyi untuk menghindari kudeta. Karena dia ngga rela posisinya digantikan, jadi untuk menghindari kekacauan di istana, didatangkanlah seorang yang mirip dengannya secara diam-diam.

Di bawah kepemimpinan raja baru yaitu Raja Ha Seon yang polos namun degil ini sering sekali melanggar protokoler kerajaan dan perintah sekretaris kerajaan serta kerap bertingkah semau-maunya sendiri. Terlebih bila melihat ketidakadilan di istana, saat itu juga peraturannya dia ubah. Tingkahnya ini membuat sekretaris raja jadi sibuk, pontang panting dan pusing sendiri.

Namun justru karena ketegasannya itu, membuat istana yang tadinya berisi pejabat korup dan rakus, menjadi istana yang adil dan makmur. Tapi, kehidupan istana ngga sesederhana itu kan, bestie? Selalu aja ada mata-mata yang culas, curang bahkan curiga akan keaslian sang raja karena tingkahnya yang mendadak aneh.

Maka dibuatlah sebuah pertemuan untuk membuktikan keaslian raja. Lalu, apakah raja palsu ini akhirnya ketahuan atau malah panjang umur di istana?

Related Post: The Haunted Palace, Perpaduan Horor dan Romantis

Review Film

Kabarnya, Film Korea Masquerade termasuk salah satu dari 10 film Korea (menempati posisi 9) dengan pendapatan terbanyak yaitu 94 juta dollar AS. Berbagai macam penghargaan pun diraih seperti best film, director, sinematografi, screenplay dan best aktor. Salah satu faktor yang bikin film ini jadi “kaya” adalah karena investasi berupa aktor papan atas seperti Lee Byung Hun. Secara visual memang dese kurang menarik, tapi pesonanya ngga diragukan lagi. Apalagi aktingnya, memerankan dua karakter berbeda aja mantap betul, cuma ngelucu receh ya bisa bikin ketawa, konyol juga bisa bikin gemes, sedih juga saya jadi ikutan nangis dan akting watak lainnya.

Ha Sun dengan kepolosannya bisa mengubah suasana istana yang tegang menjadi lebih santai. Karena dia berasal dari kalangan rakyat jelata, jadi punya rasa empati yang besar ke semua orang. Makanya sikap dan kebijakannya itu banyak bikin rakyat senang, kecuali… tentu saja lawan politiknya .

In this situation, nonton film ini jadi ngerasa Ha Sun itu adalah sosok pemimpin impian rakyat. Pemimpin yang sayang dan peduli sama semua kalangan, baik orang-orang di istana, dayang-dayangnya, dan rakyat di luar istana.

Perhitungan pajak rakyat diubah secara proporsional otomatis rakyat kecil mendapat keringanan, tawanan ngga bersalah dibebaskan, pelayan istana dan keluarganya yang mendapat ketidakadilan dibantu, bahkan tentara yang tadinya mau bunuh dia, termaafkan dan menjadi setia serta kebaikan lainnya.

Film Korea Masquerade ngajarin saya kalau kesetiaan pada pemimpin itu bisa datang justru bukan dari jabatan ataupun upeti yang dijanjikan, melainkan natural dari perbuatan baik seorang raja yang ikhlas bekerja dan memandang semua orang serta memperlakukan mereka itu sama rata. Pidatonya dengan klaim pembela rakyat juga bukan sekedar omon-omon belaka.

Hayooo, kalian bayangin apa / siapa? Hihiii …

Sudah sudah… mari lanjuut lah, aaah….

Kala dia punya kesempatan emas untuk menjadi satu-satunya raja beneran, tapi malah ditolak karena dia ngga mau mendapatkan jabatan hasil dari mencelakakan / merugikan orang lain. Kalau sudah begini, tentara yang tadinya berniat membunuh malah jadi pengawal paling setia sampe mau jadi tameng saat Ha Seon diserang dalam pelariannya.

Duuuuh coba kita punya pemimpin kekgini, kan?

Ya Allah, next Indonesia dikasi presidennya bijaksana yaa after diuji dengan pemimpin zalim bertahun-tahun, aamiin….

Kemudian yang tak boleh diabaikan adalah peran Heo Gyun, sekretaris pribadi raja yang harus mencoba setia pada raja palsu padahal dalam hatinya udah mengkel dan gemes. Di hadapan warga, Heo Gyun harus berpura-pura manut dan tetap menghormati raja, tapi begitu masuk ruang pribadi, sebaliknya raja yang dihabisi apalagi kalau selesai rapat dan raja palsu ini kembali sesuka hati mengubah peraturan yang telah mereka sepakati sebelumnya. Tapi dari hati kecilnya, dia kagum sama raja palsu atas kebijaksanaan dan kemurahan hatinya.

Begitupun dengan kasim, percakapan mereka yang absurd-absurd di dalam ruang pribadi berhasil memecah gelak tawa. Lucu deh lihat mereka bertiga. Karena cuma mereka bertiga yang tahu sandiwara raja palsu ini.

Tokoh lainnya yang menjadi bumbu penyedap masuk dalam daftar pemeran pembantu tapi perannya penting banget dalam meramaikan cerita adalah Kapten Do (Kim In kwon), tentara pengawal kerajaan raja yang akhirnya berhutang nyawa, kemudian Sa wol (Shim Eun kyung), seorang pencicip makanan tapi bukan food vlogger atau food blogger berusia 15 tahun yang cerita kehidupannya menyentuh hati raja. Sa wol ini dinotis raja sebab rajin sekali menyediakan cemilan dan kuliner nikmat lainnnya ke ruangan raja, yang mana saat menjadi rakyat jelata, kondisi ini bahkan tak pernah dia rasakan.

OverallMasquerade  adalah film yang sangat memuaskan pasca nonton. Semacam perpaduan yang berimbang dan sangat pas porsinya antara unsur historis, politik, dan kemanusiaan. Film ini ibarat sebuah gambaran bahwa dengan menjadi rendah hati, seorang raja dapat menjadi tokoh kebanggan dan kesayangan bagi semua rakyatnya tanpa harus kehilangan karisma yang dimiliki.

Bahkan seorang pemimpinpun memang tidak akan bisa lepas dari berbagai kelemahan, namun bukan ngga mungkin dengan berbagai macam kebaikan dan kebijaksanaan yang dipunyai pastinya bisa untuk sekedar menutupi hal kecil tersebut.

Masquerade  layak masuk dalam daftar film pavorit saya dan mendapat gelar film terbaik versi saya tentunya. Sangat direkomendasikan untuk ditonton? Oh sudah tentu, apalagi ditonton pada masa ini yang begitu related bangeet sama kondisi negara Indonesia. Eh…

A simply mom.. About live, life, love and laugh...
Pos dibuat 437

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos Terkait

Mulai mengetik pencarian Anda diatas dan tekan enter untuk mencari. Tekan ESC untuk batal.

kembali ke Atas
error: Content is protected !!