about us · jalan dan wisata · Kuliner

Bersantai Malam di Tugu Jogjakarta

Landmark kota Jojga ternyata bukan hanya Nol Kilometer atau plang jalan yang bertuliskan Jl. Malioboro saja. Ternyata ada satu hal lagi yang katanya belum sah kalo belum ada fotonya disana. Yup, Tugu Jogjakarta.

“Tugu Jogjakarta merupkan sebuah monumen yang dipakai sebagai simbol atau lambang dari kota Jogjakarta. Tugu ini dibangun oleh pemerintah Belanda setelah sebelumnya runtuh akibat gempa. Tugu sebelumnya yang bernama Tugu Golong-Gilig dibangun oleh Hamengkubuwono I, pendiri Kraton Jogja. Tugu yang terletak di perempatan Jalan ini mempunyai nilai simbolis dan merupakan garis yang bersifat magis menghubungkan laut selatan, kraton Jogja dan Gunung Merapi. Pada saat melakukan meditasi, konon Sultan Yogyakarta pada waktu itu menggunakan tugu ini sebagai patokan arah menghadap puncak gunung Merapi”. (wikipedia)

Lanjutkan membaca “Bersantai Malam di Tugu Jogjakarta”

Iklan
jalan dan wisata · Kuliner · Serba Serbi

Mi Ayam Mahmud: 30 Tahun Yang Semakin Bersinar

Rasanya ngga ada seorangpun yang belum pernah makan mi ayam, kecuali anak bayi, sih. Dan rasanya lagi hampir semua orang menyukai makanan yang satu ini. Kuliner ini udah ngga asing lagi dan sangat cocok di lidah masyarakat Indonesia. Sangat mudah ditemukan dan harganyapun terjangkau. Hampir disetiap sudut kota dan desa dapat dengan mudah menemukan penjual mi ayam, baik itu menggunakan gerobak maupun berupa gerai.
Mie-AJ-spesial-300x300
Mie AJ Spesial (www.mieayammahmud.com)
jalan dan wisata · Kuliner

Wajib Coba Burung Goreng Beringin Indah Siantar Sebelum Kuliner Lainnya

Jika berkesempatan melewati kota Pematang Siantar, ada baiknya mencoba makan olahan daging burung khas RM. Beringin Indah. Letaknya tepat disisi jalan besar atau jalan lintas Medan Siantar. Jadi bisa dibilang sangat mudah dijangkau.

RM. Beringin Indah punya dua cabang. Yang pertama di Jl. Medan KM 10,5 Beringin disebut RM. Beringin Indah I dan cabang yang kedua masih di Jl. Medan Km. 4,5 disebut RM. Beringin Indah 2. Kalau RM BI 2, posisinya tepat di sisi Hotel Horison, satu-satunya hotel bintang 5 di Siantar. Jadi bisa dikatakan RM ini cerdas dalam memilih pasar šŸ™‚

Ā 
Lanjutkan membaca “Wajib Coba Burung Goreng Beringin Indah Siantar Sebelum Kuliner Lainnya”

jalan dan wisata · Kuliner

Tauge Goreng, Kuliner Bogor yang Menyihir Lidah

Sekilas, Tauge goreng ini mirip sekali dengan gado-gado kalau di Sumatera Utara. Kenapa Sumut? Karena gado-gado setiap daerah itu punya versi yang berbeda. Jadi saya menyamakan dengan yang ada di daerah sendiri.

Saya pertama sekali mencicipi hidangan ini di daerah asalnya, Bogor. Tepatnya diarea kuliner Botani Square. Kata Oma sebelum pulang ke Medan saya harus nyobain kuliner khasnya dulu setelah sebelumnya makan asinan yang konon paling enak dan saya ngga doyan, haha. Lidah saya memang paling susah menyesuaikan diri dengan kuliner baru. Dari liat penampilannya aja saya udah bisa ngerasa kalo lidah saya ngga bakalan doyan sama hidangannya. Jadi kalo misal pergi keluar kota atau daerah yang punya kuliner khas sendiri, saya lebih pilih cari yang aman. KFC dkk, haha

Lanjutkan membaca “Tauge Goreng, Kuliner Bogor yang Menyihir Lidah”

jalan dan wisata · Kuliner · Serba Serbi

Bogor Permai, Toko Roti Legendaris di Kota Hujan

Kalau dari depan, Toko ini tak nampak istimewa. Tak ada kemegahan, Tak ada plang nama yang berlampu terang atau sosok gedung dengan beberapa tingkatan. Penampilan sangat sederhana dengan ciri khas berwarna hijau apalagi tertutup deretan mobil yang terparkir tepat di depannya biasanya sangat mengecoh pengunjung yang baru pertama kali kesana. Lain hal dengan penduduk setempat atau orang-orang tua angkatan tahun 70an yang pernah berkunjung sebelumnya. Kenapa begitu? Ya, karna toko roti ini sudah ada sejak tahun 1963 yang sangat dikenal oleh para pejabat dan orang-orang kaya pada masa itu.

Tapi ketika memasuki area bagian dalam, kenyamanan langsung terasa. Sejuk dan sangat tenang. Sambutan hangat dari penerima tamu yang berdiri disisi kanan dan kiri sigap membantu kita dengan berbagai pertanyaan.

Lanjutkan membaca “Bogor Permai, Toko Roti Legendaris di Kota Hujan”

Kuliner · Serba Serbi

Kenapa Banyak Tukang Bakso Pakai Nama “MIN”?

Ada yang ngga suka bakso? Jawabannya ya ada, haha

Namanya juga makanan ya ngga semua dipaksa untuk suka.

Saya ngga suka makan daging, tapi kalo udah jadi bakso ya suka. Asal dagingnya ngga berlebihan. Maksudnya ngga banyak meninggalkan bau di kerongkongan. Malah saya lebih suka bakso daging daripada bakso ikan atau ayam.

Bakso merupakan makanan khas orang Tionghoa berupa bulatan kecil campuran tepung tapioka dengan daging. Kalo dari negeri asalnya dagingnya berupa daging babi. Sesuai dengan namanya “Bakso=daging babi giling”. Tapi karena di Indonesia daging babi ngga bole dimakan oleh mayoritas masyarakat, jadi dagingnya diganti pake daging sapi.

Lanjutkan membaca “Kenapa Banyak Tukang Bakso Pakai Nama “MIN”?”

Kuliner · Serba Serbi

4 Makanan Khas Berbuka Puasa

Berhubung lebaran ini ngga ada jalan-jalan, jadi saya mau banyak nulis yang soal puasa puasa aja lah kayaknya. Saya sih puasa dari tahun ke tahun sama aja. apalagi soal berat badan, ya ngga ada nambah dan kurangnya. Selain memangĀ  saya ngga kemaruk makan juga seperti beberapa orang yang laper mata pas buka puasa semua makanan dijajal, dah tu saya juga ngga hobi makan. Makanya berat badan saya ngga kunjung nambah haha

Kebanyakan keluarga, pas ramadhan begini pasti selalu ada aja makanan spesial yang disediakan untuk berbuka puasa. Apalagi ada anak anak usia belajar puasa, tujuannya supaya anaknya semangat puasa karna banyak makanan enak-enak. Makanya ngga jarang kalo pas bulan puasa keuangan justru malah jebol, haha. Gapapa, semoga diganti Allah, aamiin šŸ™‚
Lanjutkan membaca “4 Makanan Khas Berbuka Puasa”

jalan dan wisata · Kuliner · Serba Serbi

3 Oleh-Oleh Khas Kota SiantarĀ 

Meskipun ngga diminta, kadang kita selepas berpergian ke luar daerah ingin rasanya membagi pengalaman dengan orang-orang tersayang yang kita tinggalkan. Pengalaman itu bentuknya macem macem. Bisa berupa cerita, foto, cendramata maupun makanan.Ā 

Tapi sekarang ini sepertinya udah tabu ya kalo kita minta oleh-oleh dari orang yang akan berpergian, apalagi khusus untuk jalan-jalan. Terkecuali mereka itu sendiri yang berinisiatif untuk membawanya tanpa diminta. Saya juga begitu. Paling sebel kalo belum apa-apa udah ditodong oleh-oleh. Alih-alih mendoakan selamat diperjalanan šŸ˜Š
Lanjutkan membaca “3 Oleh-Oleh Khas Kota SiantarĀ “

Kuliner · Serba Serbi

Kolak Ungu AntimainstreamĀ 

Kemaren dirumah ada pisang dan ubi jalar (rambat) ungu. Mau dibikin gorengan, pisangnya belum terlalu mateng. Jadinya kepikiran bikin kolak. Berhubung Medan saat itu dilanda cuaca panas, bayanginnya ini kolak bakalan dimakan pake es batu.Ā 

Jadilah malam itu utek-utek di dapur. Catet ya, malem šŸ˜€. Bahannya ya sama seperti kolak pada umumnya. Bedanya, ini ngga pake gula merah. Karna memang mau ambil warna ungunya. Ini pula yang paling penting. Kan biar unyu-unyu šŸ˜Œ. Kalo kolak warna coklat udah biasa ya kan.Ā 

Bahan-bahan:
Lanjutkan membaca “Kolak Ungu AntimainstreamĀ “

Friends · jalan dan wisata

Ngebolang Sibolga Part 1. Menyebrangi Lautan Cuma Pakai Sampan? Siapa Takut!Ā 

Kali pertama saya mengunjungi kota Sibolga sekitar tahun 2004. Berlima sama temen se-geng, haha.Ā 

Jadi ini cerita pengalaman teramat jadul sebenernya šŸ˜…

Perjalanan dari Medan jam 8 malam menggunakan bus Bintang Utara (loketnya di Amplas). Memakan waktu sekitar 9 jam. Jadi tiba di Sibolga sekitar jam 5 atau jam 6 pagi gitulah. Waktu itu ongkosnya masi 45rebu.Ā 

Momen yang paling saya sukai sepanjang perjalanan adalah ketika memasuki kota Tarutung. Sepertiga malam saat melewati persawahan yang belum ditanami padi namun sudah diarin. Jadi, antara gelap malam, sinar fajar sudah mulai muncul dari selah pepohonan kelapa dengan warna khas jingga keemasan (persis senja) dan cahayanya memantul ke air membentuk bayangan yang sama. Saya bahkan tak mampu mengungkapkan keindahannya, namun masih sangat jelas terekam dalam ingatan seperti apa lukisan pagi itu. Mungkin saja saat itu saya sengaja dibangunkan Allah untuk menyaksikan keindahan fajar dan benar saja saya terpaku kagum dari balik jendela bus, subhanallaah…
Lanjutkan membaca “Ngebolang Sibolga Part 1. Menyebrangi Lautan Cuma Pakai Sampan? Siapa Takut!Ā “