jalan dan wisata

Merasakan Nuansa Eropa di Farmhouse Lembang

Beruntung sekali rasanya kunjungan saya ke Bandung untuk yang kesekian kalinya ini disaat cuaca lagi bagus. Siang ngga panas terik, ngga hujan dan mendung juga ngga. Malah cenderung sejuk dan enak buat jalan-jalan.

Dan hari itu, Rabu adalah jadwal kepulangan saya ke Medan. Jadwal penerbangan sore bikin saya masih punya banyak waktu hari itu. Setelah selesai tes antigen (iya waktu itu syaratnya masih swab antigen) jam tangan saya masih menunjukkan pukul 11 siang. Masih ada sekitar 4 jam lagi menuju jam 4 sore. Bahkan barang-barang saya masih tertinggal di hotel Moscato

Kemana ya enaknya dengan waktu 4 jam saja? Aha!! saya tau..

Akhirnya balik ke hotel, beberes dan menitipkan barang di resepsionis sekalian cekout lalu berangkat menuju tempat yang hanya berjarak 5 menit dari Moscato.

Farmhouse Lembang

Saya keinget dengan tempat ini pas lagi main ke Great Asia Afrika (GAA). Kedua tempat wisata ini lokasinya persis hadap-hadapan. Jadi kalo kalian berangkat pagi ke lembang, boleh banget datengin kedua tempat ini bergantian. Itupun kalo kaki kalian masih kuat, hehe.

Farmhouse jadi pilihan tempat yang tepat kalo kita ngga punya banyak waktu. Salah satu alasannya karna area ini ngga seluas GAA. Bahkan kita bisa dengan santai saat jalan-jalan keliling disini. Meski begitu, setiap sudut disini indah dan sedap dipandang mata. Lebih teduh juga dengan banyak pepohonan.

Baca juga: Great Asia Afrika

Orang Bandung sekitarnya pasti ngga asing lagi dengan tempat ini, ya. Karena udah dibuka sejak 2015, berarti usianya udah enam tahun. Sementara saya baru kali ini berkesempatan mengunjunginya. Ya harap maklum lah, ya, karna perjalanannya harus terbang antar pulau dulu.

Farmhouse ini mengusung konsep pedesaan ala Eropa, jadi selain spot foto ala Eropa, Bangunan bergaya Eropa, juga ada kebun binatang mini dengan dominiasi hewan-hewan pedesaan salah satunya domba. Kalo kemarin udah keliling dua benua Asia Afrika, nah kali ini giliran kita ke Eropa. Emang Bandung nih juara, tau aja selera penduduknya, ya. Selain tempat mainnya cantik-cantik, harga tiket masuknya juga terjangkau. Farmhouse cuma diminta uang 30K aja udah boleh masuk dan tiketnya bisa ditukar susu, loh. 3 pilihan rasa. Original, coklat dan stroberi. Mantap, kan? 🙂

akses masuk Farmhouse

Jadi apa aja yang bisa dinikmati di Farmhouse Lembang?

Rumah Hobbit

Meski saya ngga pernah nonton filmnya sampe tuntas tapi saya sedikit banyak masih ingat kalo rumah hobbit yang ada disini mirip replika rumah bagendnya Bilbo Baggins di film The Lords of the Ring. Tak payah harus ke ke New Zealand kan.

Pandemi rasanya juga memberi dampak pada lokasi wisata ini. Rumah Hobbit yang saya lihat langsung hari itu ngga seindah yang ada difoto-foto. Ilalang-ilalang kering dan taman bunga di sekitarnya sedikit kurang tertata rapi. Meski begitu bagi saya masih kategori cantik untuk latar berfoto.

Taman Hewan Mini

Saya mendadak jadi inget anak-anak kalo lagi ada di taman hewan begini. Semoga lain kesempatan bisa berangkat bareng, ya, nak. Pasti ada waktunya. Aamiin!

Farmhouse rasanya sangat cocok untuk wisata keluarga. Disini kita bisa melihat peternakan domba dari jarak dekat. Bahkan diijinkan masuk ke dalam kandang dan bercengkerama langsung dengan domba-domba itu. Ya, namanya juga mini, jadi peternakan disini ngga selebar dan sebanyak di kebun binatang paa umumnya.

Selain itu, di kandang sebelah ada juga sekumpulan hewan kelinci yang gendud-gendud. Mereka lari kesana kemari lucu banget. Sebelahnya lagi kandang bebek. Di seberangnya, adalah habitat satwa melata kaya ular dan iguana.

Kalo berniat memberi makanan hewan disini tentu ada tambahan biaya khusus ya. Biaya beli makanan yang sudah ada konternya.

Agak masuk ke dalam ternyata masih ada kandang domba spesial. Tapi disini kita dilarang untuk ngasi makan. Jadi hanya petugas khusus yang diijinkan masuk.

Foto Bersama Hewan

Kalo mau foto sama hewan juga boleh loh. Cukup bayar 10K kita udah bebas milih mau foto sama burung hantu, iguana, tarantula, landak ataupun ular. Waktu itu waktunya juga ngga dibatasi mungkin karna ngga ada antrian ya. Bebas aja gitu mau berapa lama kita bercengkrama dengan hewan-hewan ini. Dan disini juga ada petugas pengawas. Meskipun katanya bisa dari hewan ini udah ngga ada, tapi tetep ada rasa takut dan geli, ya.

posenya kompak
Sewa kostum bergaya Eropa

Lagi-lagi karena pandemi saya tunda dulu keinginan bergaya ala perempuan yang ada fotonya di kaleng susu itu. Padahal propertinya lengkap loh. Dari mulai baju baik untuk wanita, pria dewasa dan anak-anak juga disediakan topi, bandana, payung, bunga bahkan rambut palsunya.

Saya cukup nengokin orang-orang aja dan berfoto di depan rumah cantik tempat penyewaan kostum di bawah Brew Coffee dan sempet intip sebentar biaya sewanya 75K. Dengan biaya segitu bisa kok bajunya dipake keliling-keliling untuk foto diberbagai tempat. Tapi kayaknya waktunya dibatasi. Ngga tau persis berapa jam.

Keren, sih. Keren banget malah…

Bangunan Bergaya Eropa

Sepanjang keliling Farmhouse, bangunan yang kita lihat seluruhnya bergaya Eropa. Mau itu spot foto kayak kincir angin, sumur, lampu hias, gerai sovenir, gerai makanan dan minuman dan restorannya baik yang indor atau outdor semuanya bernuansa pedesaan Eropa.

Pokoknya siap-siap batre dan memori penuh akibat jepretan terus menerus. Sungguh semua sudut dari tempat ini sangat-sangat fotogenik. Apalagi kalo udah pake kostum sewaan. komplit kerennya.

Area Gembok Cinta

Area terbuka ini berupa setengah jalan setapak dan setengah lagi semakin meninggi dengan anak tangga kecil disepanjang jalurnya yang berpagar kay. Nah disepanjang pagar inilah gembok-gembok itu tergantung di kawat-kawat. Mungkin jumlahnya udah ribuan karena sepanjang jalur itu udah hampir penuh dengan gembok. Sepaket gembok dijual seharga 25K kalian bisa bebas nulis apa dan nama siapa aja disitu. Kepingin sih saya ikut berpartisipasi, tapi saya rada malu sama umur dan yang paling bikin bingung nama saya mau disandingkan dengan nama siapa? hahaa. Setelah keluar dari sana baru deh inget kenapa saya ngga kepikiran nulis nama Caca dan Cahyo, ya?

Bener-bener harus kesana lagi bareng mereka,nih!

Fasilitas di Farmhouse Lembang

Aneka Spot Foto Menarik

Farmhouse memang menyuguhkan keunikannya untuk menarik minat pengunjung. Seakan tau selera pasar, mereka tampil beda. Meski mungkin saat ini udah banyak tempat serupa disana. Spot foto yang menarik adalah daya tarik utama tempa wisata.

Keunggulannya rasanya dengan lokasi yang ngga terlalu luas, tapi berasa lengkap dan segala sesuatu yang dibutuhkan pengunjung itu ada semua. Bawa anak-anak juga ngga terlalu menguras tenaga sebab selain ngga terlalu luas juga teduh dan ramah lingkungannya.

Aneka spot foto menarik disini seperti latar belakang bangunan eropa, kincir angin, air terjun mini, sumur, pintu rumah kurcaci dll.

Gerai-gerai Sovenir yang Imut-imut

Sembari berjalan keliling, selalu saya singgahin ke toko sovenir disana, meski ngga semuanya dan ngga ada yang dibeli juga, haha. Sebab bentuk gerainya lucu-lucu plus sovenirnya juga unik-unik. Keseluruhan hampir sama seperti di GAA, kaya kaos, tas, magnet kulkas, sendal, payung dll. tapi yang paling unik tuh mug-mug dengan lukisan cantik. Meskipun kecil, tapi harganya ngga main-main. Ratusan ribu juga, hiks! Saya juga seneng sekali saat menemukan gentian angin yang ngga terlalu besar dan bentuknya simple. Tapi setelah liat harganya, ngga jadi simpel, hahaha.

Mempertimbangkan harga, kerepotan saat membawa ke Medan, juga kebutuhannya saya harus bisa nahan diri dan tau diri. Akhirnya saya pun ngga beli apa-apa wkwkwk

Tapi dengan hanya mandang-mandang, lihat-lihat itu juga udah rasa senang dihati, kok. Jadi mari kita menghibur diri dengan berkeliling lagi…

lampunya cakep, kan?
gerai sovenir di area parkir
Restoran dan Gerai Makanan Indor dan Outdor

Sudah hal lazim sebuah objek wisata menyediakan tempat makanan. Selain untuk memanjakan pengunjung juga berupa pemasukan tambahan untuk pengelola.

Demikian halnya dengan Farmhouse. Hal yang menarik karena segala bangunan bertema pedesaan Eropa, maka gerai makanan indor pun ngga kalah uniknya dengan desain interior masing-masing. Karna ngga makan disitu, jadi saya ngga bisa ngasih review apa-apa.

Begitupun dengan gerai makanan outdor yang letaknya agak ke atas. Duduk disini berasa ada di tengah-tengah pedesaan Eropa. (Macam udah pernah aja). Karena dari berbagai sudut akan nampak puncak bangunan-bangunan dengan nuansa Eropa. Dan disini sepertinya ngga ada larangan untuk bawa makanan dari luar. Jadi silahkan kalo mau bawa bekal dan makannya di resto outdor ini, dong.

Area Parkir yang Luas

Meski luas, konon sebelum pandemi dan peak season bahkan penduduk setempat sampe harus menyewakan lahan pribadinya sebagai parkiran. Dan penyebab kemacetan panjang ya perkara parkiran ini. Saking penuhnya sampe hampir makai badan jalan.

parkiran
Area Playground anak

Jangan takut anak-anak akan kebosanan disini. Selain fasilitas taman hewan, spot foto lucu-lucu juga ada playground yang bisa dimanfaatkan untuk bermain anak-anak. Area ini ada disebelah area rumah kurcaci. Selain didukung dengan desain propertinya yang lucu juga dinaungi pepohonan yang bikin anak-anak semakin betah.

playground area
Musolah dan Toilet

Dua fasilitas vital yang ngga boleh absen disuatu objek wisata. Karna saya libur solat, jadi ngga nyari musolah. Saya kasih denahnya aja ya… hehe

Pemandangan Alam

Karena letaknya di dataran tinggi, jadi udara disini relatif sejuk. Cuaca sejuk bersanding dengan pemandangan indah pegunungan tuh klop sekali. Salah satu spot untuk memandang-mandang hamparan pepohonan di lembah belakang adalah replika balon terbang. Tapi sayang saat kesana spot ini ditutup.

Selain itu kebun bunga warna-warni juga sangaat memanjakan mata.

Tips Berkunjung ke Farmhouse Lembang

  • Yang paling penting selalu cari waktu selain weekend dan libur panjang supaya ngga rame dan macet
  • Pakai alas kaki yang nyaman
  • Pakai pakaian yang menyerap keringat
  • Sediakan batre kamera yang full sebab semua spot ngga ada yang gagal
  • Foto disemua spot, sebab saat kita ngerasa spot terkesan biasa saja atau udah biasa, ternyata sampe di rumah liat foto orang jadi luar biasa. ada rasa penyesalan kenapa ngga foto disitu juga. Memang rumput tetangga selalu lebih hijau…
  • Kalo kalian berani, wajib rasanya sewa kostum disini. Beneran saya pingin sekali punya foto pake baju itu sebenernya… (situasi pandemi begini, jadi tergantung kita berani apa ngga)
  • Kudu beli minimal 1 aja sovenir yang murah juga ngga masalah asal punya ciri khas. Beneran nyesel ngga beli saat udah sampe Medan.
  • Tetap disiplin jalankan prokes, ya… wajib!

18 tanggapan untuk “Merasakan Nuansa Eropa di Farmhouse Lembang

    1. Alhamdulillah mbk sekalian dinas soalnya 😀.
      soal satwa aku ngga bisa bedain before dan afternya soale baru pertama kesana juga dan soal instagramable itu sangat setuju sekali 😌

  1. Spot cantik nya banyak banget di situ mbak.. kalau dibilang adem, udah kelihatan ademnya. Noted nih, datangnya berarti mending hari biasa ya ketimbang weekend

  2. Desember nti Aku ke Bandung nanti pasti mampir mba… 3 th yg lalu pernah staycation di villa lembang cuma gak msuk ke farmnya.. bagus ternyata y buat foto2 Juga keren

  3. wah mupeng pengen ke sana. Apalagi tiket masuknya murah banget, cuma 30 ribu, bisa dapat segelas susu pula. Bisa minum susu dulu biar kuat menjelajahi arenanya.

Tinggalkan Balasan