ASIAN GAMES 2018 : Dukung Bersama Para Garuda Indonesia, Calon Juara Dunia

Tentu kagum saat mengetahui Indonesia kembali menjadi tuan rumah atas perhelatan olahraga besar se Asia untuk ke dua kalinya. Walaupun ngga terjun secara langsung baik karna diadakan bukan di daerah saya, ngga bisa nonton langsung apalagi jadi atlit 😁, tapi rasa bangga itu pasti ada. Ya mengingat kondisi negara yang belum lama ini sering dengar isu terorisme, keamanan dsb, ternyata kita masih dipercaya menyambut ratusan pendatang dari berbagai negara se Asia bahkan dunia untuk tinggal dan bertanding secara sportif selama berhari-hari di Indonesia.

Ngeliat Zuhri berhasil jadi juara, serta beberapa berita di media yang ternyata banyak atlet yang secara “diam-diam” jadi juara dunia. Sungguh ternyata harapan bagi Indonesia menjadi bagian dari kejuaraan dunia itu masih sangat besar.

Momen menjadi tuan rumah dalam acara Asian Games ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Memberikan pelayanan dengan maksimal. Menjaga keamanan, kenyamanan dan kearifan serta berjuang maksimal bagi para petarung Indonesia.

 

Sejarah Singkat Asian Games

Asian Games pertama kalinya diadakan di New Delhi, India tahun 1951. Diikuti oleh 11 negara dengan total 491 atlet yang ikut bertanding. Sementara Indonesia menjadi tuan rumah untuk pertama kalinya pada Asian Games ke-4 tahun 1962 yang dibuka secara resmi oleh Presiden saat itu Bapak Soekarno di Stadion Gelora Bung Karno.

 

Kirap Obor Asian Games 2018

Tanggal 15 Juli kemarin, dimulainya penyalaan api obor atau torch relay Asian Games 2018 dari pengambilan Api Abadi di Major Dhyan Chand National Stadium, India dan Api Abadi tersebut diserahkan kepada atlet legendaris Indonesia, Susi Susanti sebagai pembawa obor utama Asian Games 2018 untuk dibawa ke Yogyakarta. Momen dipertemukannya Api Abadi dari India dengan api abadi dari Mrapen Jateng, melalui satu seremoni yang diadakan di Candi Prambanan, Jawa Tengah sekaligus menjadi titik 0 kirab obor Asian Games 2018 menuju kota lainnya dan berakhir di Gelora Bung Karno tepat pada tanggal 18 Agustus 2018 sekaligus menjadi pembukaan diawalinya pesta Asian Games 2018.
Yogyakarta menjadi kota pertama sebagai titik awal dalam kirab obor yang rencananya akan melewati  18 Propinsi, 54 kota, dan 64 titik dalam 35 hari sejauh 18,000 KM se-Nusantara secara estafet selama sebulan penuh.

Kirab obor akan melintasi tempat-tempat yang menjadi daerah wisata di Indonesia. Kegiatan ini dapat menjadi ajang promosi pariwisata Indonesia sekaligus bisa mendatangkan wisatawan mancanegara maupun domestik. Sebagai upaya memeriahkan kirab obor, maka pada setiap kali obor sampai di kota tujuan, akan disambut atau diadakan perayaan yang telah dipersiapkan oleh daerah tersebut.

 


Logo dan Maskot Asian Games 2018

Logo merupakan hal penting dalam suatu perhelatan. Menandakan adanya suatu kegiatan besar dan menjadi simbol ciri khas suatu negara. Logo bukan sembarang logo. Sebuah logo harus mampu menyiratkan pesan ataupun cerita yang dibawanya. 

Logo Asian Games 2018 sendiri adalah pilihan presiden Jokowi dengan sketsa tampak atas Stadion Utama Gelora Bung Karno kemudian ada matahari di bagian tengahnya. Matahari melambangkan sumber energi utama yang kemudian menyebar ke seluruh Asia. Dan dunia melalui Asian Games 2018. 

Desain ini mengusung tema Energy of Asia. Dengan harapan agar Indonesia mampu menunjukkan kehebatannya lewat pesta Olah Raga Asian Games 2018. 

Ada logo adapula maskot. Selalu ada maskot dalam setiap perhelatan olahraga. Tentu saja setiap tuan rumah harus membuat maskot yang tidak hanya lucu, unik, menarik tapi juga mengandung makna tertentu.

Asian Games kali ini panitia sudah mempersiapkan maskot yang akan menjadi ciri khas Asian Games Indonesia. Tersedia 3 maskot berbeda pada Asian Games 2018 kali ini, tentu saja dengan panggilan dan maknanya masing-masing, diantaranya:

Bhin Bhin merupakan representasi dari seekor burung Cendrawasih (Paradisaea Apoda) yang dimaknai dengan keindahan dan strategi. Bhin Bhin memakai rompi dengan motif Asmat dari Papua.

Atung adalah seekor rusa Bawean (Hyelaphus Kuhlii) yang merepresentasikan kecepatan tiada tanding. Atung memakai sarung dengan motif tumpal dari Jakarta.


Kaka adalah seekor badak bercula satu (Rhinoceros Sondaicus) yang merepresentasikan kekuatan. Kaka mengenakan pakaian tradisional dengan motif bunga khas Palembang.

Bhin bhin, Atung dan Kaka akan ada disetiap sudut arena pertandingan memberi dukungan agar petarung selalu semangat. Sejatinya memang begitulah fungsi yang tersirat dari sebuah maskot.

Lucu lucu yah… Mana nih yang jadi pavoritmu? 😊

 

Olah Raga Kesukaan

Ada beberapa olah raga yang menjadi pavorit saya. Diantaranya Volly, Badminton, Senam lantai dan Loncat Indah.

 Jaman saya masih sekolah, pernah loh jadi salah satu atlit volly perempuan, tapi di kampung, hehe. Bersama mamak dan kakak perempuan saya dan sepupu. Jadilah itu tim volly keluarga, haha. Tapi jangan salah, tanpa pelatih khusus kami bisa menjuarai beberapa pertandingan antar klub dan cukup punya “nama” diantara banyak klub volly se-Kabupaten. Sedikit bercerita, kalau kami dulu dilatih langsung oleh para pemain volly pria. Jadi, latihannya ngga diawali dengan latihan fisik tapi langsung bertanding di lapangan dengan para pemain pria. Jadi kami terbiasa dengan smash keras, passing keras, service keras dan berlari menguasai lapangan. Begitulah atlit kampung yang berlatih apa adanya.

Salah 2 dari beberapa piala 😊

Kembali ke olahraga pavorit. Badminton salah satunya. Bagi saya dengan mengetahui aturain main dari salah satu olahraga bikin saya mau serius nonton. Lain halnya dengan sepak bola. Karna saya ngga paham aturan mainnya, saya jadi ngga terlalu hobi nonton bola. Tapi bukan berarti jadi antipati. Loncat Indah dan senam lantai salah satu yang paling saya suka. Bukan karena saya bisa melakukannya tapi karna suka dengan gerakan-gerakan indah yang diciptakan dan lenturnya badan para atlit.


Dukungan Masyarakat pada Asian Games 2018 

Menyemarakkan perhelatan ini, bukan hanya tugas menpora, para atlet, official, petugas lapangan, pihak terkait dan wartawan semata. Kita, sebagai masyarakat umum pun bisa memberikan sumbangsih berupa banyak dukungan positif untuk menyemarakkan pesta olah raga besar ini. Beberapa hal yang bisa kita lakukan diantaranya:

  1. Mempromosikan atau mengumumkan adanya Asian Games di media sosial. Bukan hanya sekedar pemberitaan semata, tetapi juga komentar tentang adanya acara ini secara positif. Tanpa menghujat ataupun berdebat.
  2. Bagi masyarakat dihimbau untuk bersama – sama menjaga keamanan di daerah masing-masing khususnya yang tinggal didaerah Palembang dan Jakarta. Cepatnya berita negatif yang tersebar sedikit banyaknya akan berpengaruh pada kelancaran perhelatan.
  3. Menjaga ketertiban, contohnya teratur berlalu -lintas. Dengan arus lalu lintas yang lancar akan memberikan kenyamanan tersendiri. Dengan merasa nyaman, para pendatang pasti akan betah. Lebih lama masa tinggal mereka, maka akan berpengaruh positif pada pendapatan masyarakat dan negara tentunya
  4. Bangun citra positif dengan bersikap sopan dan ramah tamah. Tertib antre saat masuk arena olahraga. Melayani dengan ikhlas dan totalitas. Jauh dari sikap menjadi tuan rumah yang arogan.
  5. Ikut menyemarakkan pertandingan dengan menjadi suporter. Lebih bagus lagi kalau bisa menyaksikan secara langsung ataupun bisa melalui media lainnya. Dukungan dan doa dari sesama anak bangsa akan memberikan semangat tersendiri bagi para atlit.
  6. Bangga memakai produk lokal. Misalnya batik, pakaian adat atau juga rajin memperkenalkan masakan dan makanan khas. Mempromosikan daerah tujuan wisata juga bagian dari dukungan positif.
  7. Dalam setiap pertandingan pasti ada kalah dan menang. Berbangga dan tetap rendah hati dengan kemenangan, sebaliknya berbesar hati dengan kekalahan. Hindari kericuhan di lapangan. Jadilan petarung sekaligus pendukung yang sportif.

Melalui kegiatan olah raga akbar ini, diharapkan bukan hanya menuai prestasi dan menelurkan banyak juara dunia. Tapi efek berkelanjutan lainnya dengan membuat para pendatang itu rindu berkunjung lagi ke Indonesia. Dengan demikian kunjungan wisatawan akan semakin meningkat dan pengaruh besar pada pendapatan daerah dan negara tentunya. Semoga Indonesia menjadi tuan rumah yang sukses dalam segala aspeknya, aamiin 😊

Untuk informasi lengkap mengenai Asian Games 2018 bisa mengunjungi website resmi : https://asiangames2018.id/

Selamat bertanding Garuda Indonesia πŸ’ͺ

#dukungbersama #asiangames2018 #kolaborasia

Iklan

3 tanggapan untuk “ASIAN GAMES 2018 : Dukung Bersama Para Garuda Indonesia, Calon Juara Dunia

  1. Dengan senang hati dan penuh kebanggaan, turut menyukseskan acara ini dengan apapun usaha yang bisa saya lakukan, ciee.. Ijin reblog ah.

    Disukai oleh 1 orang

  2. Reblogged this on Partikel Hidup.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close