3 Alasan Harus Mencoba Menginap di Toba Village Inn Tuk Tuk

Siapa yang tak kenal Danau Toba. Kaldera terbesar se asia ini menawarkan banyak sekali keindahan alam yang bisa dinikmati baik yang sudah terekspos maupun yang masih tersembunyi.

Saking banyaknya destinasi yang bisa dikunjungi, tak cukup rasanya bila harus dijelajahi dalam sehari. Seiring sejalan menjamur juga penginapan. Dari mulai kelas melati sampai bintang 5. 

Danau Toba tak bisa dilepaskan dengan sebuah pulau di tengahnya. Pulau Samosir. Jarak tempuh dari kota Parapat kurang lebih 30 menit menggunakan kapal wisata feri. Dipulau inilah terdapat desa wisata Tomok dan Tuk-Tuk. 

Apa yang bisa dinikmati disini? 

Banyak sekali! 

Dari mulai mengenal budaya Batak dengan mengunjungi berbagai desa sambil belajar sejarah yang dimiliki. Seperti komplek makam raja Siallagan yang menyimpan banyak cerita masa lalu dan patung yang terkenal “Sigale-gale”. Di Tomok juga pusatnya pasar sovenir khas Batak. 

Untuk menginap, jangan kawatir karna berjarak kurang lebih 5 KM ada desa wisata Tuk-Tuk dimana disini tempat yang pas untuk bersantai sambil mengagumi alam ciptaanNya. Begitu banyak pilihan hotel untuk bermalam. Untuk kendaraan, ada banyak penyewaan motor ataupun mobil dengan harga terjangkau.

Banyak penginapan nan cantik yang ditawarkan oleh kota wisata Tuk-Tuk. Saya mau berbagi pengalaman menginap di salah satu hotel nan cantik di sudut desa ini. 
Toba Village Inn

Toba Village Inn


Dengan menggunakan kapal feri, penumpang akan diantar ke masing masing hotel pilihan. Tamu Toba Village Inn biasanya selalu dianter untuk yang pertama kalinya dengan alasan lokasi paling jauh dari hotel lainnya. Tentu saja tarifnya juga lebih mahal. Standar untuk ongkos feri 15ribu per kepala. Khusus tamu Toba Village Inn ongkosnya jadi 20ribu 😊

Setibanya, 2 orang petugas hotel sudah siap menyambut di ujung dermaga. Kebetulan saat itu ada 8 orang tamu Toba Village Inn. 4 diantaranya turis luar negeri. Komunikasi antara pihak hotel dengan pemilik kapal feri memang selalu terhubung. Supaya ngga ada tamu yang terlantar dan siap antar jemput. 

Kapal jemputan

Untuk pertama kali, saya langsung jatuh cinta sama tampilan hotel ini. Padahal sebelumnya agak pesimis karna waktu survey di IG, foto hotel lain lebih cakep cakep. Selain itu reviewnya sedikit dibanding yang lainnya. 

Pemandangan sore sangatlah menawan. Wellcome drink berupa jus semangka menambah sejuk kerongkongan setelah perjalanan jauh Medan Parapat. Ngga mau berlama-lama dalam kamar, walaupun lelah tetep harus memanfaatkan sebaik-baiknya waktu untuk menikmati indahnya Danau Toba sore hari. Tak salah bila tempat ini sangat terkenal di seluruh dunia. 

Toba Village Inn

3 hal kenapa kalian harus nyobain menginap di Toba Village Inn 

1. Privat

Tepat sekali memilih hotel ini untuk menenangkan diri. Lokasi yang sedikit menyendiri membuat hotel ini sangat privasi. Nampaknya memang para tamu disini mempunyai rasa dan tujuan yang sama. Sebab semua kamar terlihat penuh tapi suasana seperti vila pribadi. Semua dengan kegiatan dan ketenangan masing masing tanpa mengganggu yang lain

2. Suasana Romantis 

Saya suka sekali dengan suasana romantis. Detik detik menunggu senja adalah saat yang paling indah. Tapi sayang, saat itu mendung dan gelap sekali. Boro boro senja, yang ada suara gemuruh pertanda hujan segera turun. Sekalipun begitu tetap ada moment yang bikin tak henti mengagumi. Sekelompok burung terbang beriringan melewati sisa awan putih diantar perbukitan. Bagi saya itu sungguh menawan. 

Lain senja lain pula fajar. Selesai subuh, duduk diujung dermaga sambil menunggu hadirnya sang surya sungguhlah suasana yang tak kalah menggoda. Hembusan angin yang dinginnya menusuk tulang terkalahkan dengan rasa penasaran akan hadirnya sang fajar. Setelah itu rasa lapar akan tergantikan dengan menu sarapan serba hangat 



3. Kamar Cantik

Untuk saya ukuran cantik itu remeh temeh. Dapat kamar dengan kasur berkelambu aja udah seneng haha. Ditambah tampilan kamar mandi yang unik karna semua serba bebatuan. Plus teras yang luas dan tanaman serta bunga dimana-mana. 

Sayang sekali saat kesitu malam harinya hujan badai jadi ngga bisa jalan jalan keluar. Tapi justru itu yang bikin kangen kesini lagi. 

Oiya, Hotel ini dimiliki oleh seorang warga negara asing yang menikahi wanita Batak lokal. Jempolnya lagi, pemilik hotel tak segan segan untuk turun tangan melayani para tamunya di restoran. Sungguh pelayanan yang bagus menurut saya. 

Kalian punya pengalaman menginap di TukTuk? 

Toba Village Inn

Kampung Tuk Tuk, Jalan Lingkar Tuk Tuk – Kecamatan Siadong 

(0625) 451346

Iklan

One thought on “3 Alasan Harus Mencoba Menginap di Toba Village Inn Tuk Tuk”

  1. mbak uchi pakabar? Maaf aku gak mau komen soal postingan ini. Mau tanya, mbak uchi sakitkah? Aku lihat ada postingan yang diproteksi berjudul dokter tidak salahkah vonismu? Trus aku dagdigdug sendiri….mbak sakit apa? 😦

    Suka

Komentar ditutup.